Creative Company

If you can visualize it, if you can dream it, there’s some way to do it.
~Walt Disney

The Walt Disney Company adalah perusahaan paling kreatif sepanjang masa buat saya. Saya hidup dalam fantasinya. Saya tumbuh besar dalam kisah-kisahnya.

Walt Disney (1901-1966)—founder of Walt Disney Company—telah membangunkan sebuah dunia yang ajaib buat saya. Dengan cerita-ceritanya yang tanpa mengenal tapal batas, dengan tokoh-tokohnya yang tergores sempurna di layar perak.

The Walt Disney Company sendiri memiliki Walt Disney Studios, dengan 8 anak studio lainnya di mana ratusan film kartun klasik sepanjang masa tercipta, dengan teater dan music group-nya sendiri; Disney Channels Worldwide dan Disney/ABC Television Group serta 6 channel TV lainnya, yang menayangkan ribuan cerita dan serial setiap harinya; Disney on Ice, broadway di atas rink es; Disneyland, 10 taman bermain, resort, dan vacation club paling impian di seluruh dunia, di mana masih terus dan terus membangun di berbagai negara; Disney Cruise Land, maskapai pelayaran yang menawarkan pesiar fantastis ala Disney; Disney Consumer Products & Disney Store, tempat diproduksi dan dijualnya merchandise-merchandise original Disney: buku, boneka, stationery, dan lain-lain; dan Disney Interactive Media & Games, untuk produksi permainan anak-anak. Disney adalah sebuah megamulticompany dengan berfokus hanya pada mimpi dan fiksi.

Disney memberikan gambaran sempurna seorang wanita dari cerita-cerita Princess-nya, juga telaah tentang menjadi jahat dan lantas tak berakhir bahagia. Mereka mengajarkan cara berhitung kue dan menyanyikan lullaby bagi bayi-bayi. Mereka mengajarkan bahwa cara terbang adalah dengan percaya. Mereka menyampaikan pesan untuk berani dan tidak mudah menyerah dalam setiap petualangannya. Bahkan akun twitter @disneywords telah menjadi panduan hidup orang beriman di masa kini; dengan petikan-petikan percakapan dan naskah, mengalahkan filsuf-filsuf besar yang hanya sejarah.

Disney menawarkan mimpi bagi anak-anak, dan kenangan akan kebahagiaan masa kecil bagi orang dewasa yang merasa tak perlu lagi bermimpi. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s